Minggu, 07 Mei 2017

Kiai Said Aqil Ini Mulutnya Kok Kayak Comberan! Sindir Habib Rizieq: Kafir itu Artinya Kangen Firza

Kiai Said Aqil Ini Mulutnya Kok Kayak Comberan! Sindir Habib Rizieq: Kafir itu Artinya Kangen Firza - Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siraj kembali menjadi sorotan setelah mengejek Imam Besar FPI Habib Rizieq Sihab.

Said Aqil menyebut Habib Rizieq sering menyebut kata ‘kafir’ karena kangen dengan Firza Husein. Saiq Aqil berseloroh, kafir merupakan akronim dari ‘kangen firza.’

Firza Husein merupakan wanita yang diduga melakukan chat mesum dengan Habib Rizieq. Saat ini, kasus dugaan chat mesum tersebut masih diselidiki Polda Metro Jaya.

Kiai Said Aqil Ini Mulutnya Kok Kayak Comberan! Sindir Habib Rizieq: Kafir itu Artinya Kangen Firza



POJOKSATU.id, INDRAMAYU- Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siraj kembali menjadi sorotan setelah mengejek Imam Besar FPI Habib Rizieq Sihab.

Said Aqil menyebut Habib Rizieq sering menyebut kata ‘kafir’ karena kangen dengan Firza Husein. Saiq Aqil berseloroh, kafir merupakan akronim dari ‘kangen firza.’

Firza Husein merupakan wanita yang diduga melakukan chat mesum dengan Habib Rizieq. Saat ini, kasus dugaan chat mesum tersebut masih diselidiki Polda Metro Jaya.


“Kalau Habib Rizieq ngomong kafir, itu maksudnya kangen Firza,” ucap Said Aqil saat ceramah di Desa Srengseng, Kecamatan Kerangkeng, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, 13 April 2017 lalu.

Selain mengejek Habib Rizieq, Said Aqil juga menuding  Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI) Ustadz Bachtiar Nasir menerima dana dari kelompok radikal ISIS.

“Bachtiar Nasir ketahuan menerima dana dari ISIS Rp 10 miliar,” tambah Said Aqil.

Said juga menyebut satu persatu komandan aksi Bela Islam sudah ditangkap. Salah satunya Sekjend FUI Ustadz Al-Khathath alias Gatot.

“Dapat dua hari, tanggal 5 sama 7, makar. Walhasil siji-siji komandan demonstrasi kemarin lagi ditangkap, lagi diperiksa,” tandas Said.

Potongan video Said Aqil menjadi viral di media sosial (medsos). Tak pelak, kiyai NU itu menjadi sasaran bully. Ia dibully karena dianggap terang-terangan menghina ulama.

Tak hanya itu, netizen juga mengaitkan ceramah Said dengan pembubaran ceramah Ustaz Felix Siauw di Malang Jawa Timur beberapa waktu lalu.

“Pantes aja ormasnya selalu bubarin ceramah ulama, ternyata pemimpinnya begitu, astagfirullah,” ujar netizen

Potongan video tersebut juga diunggah di akun Facebook Pecinta Habib Rizieq Syihab. Sejak diposting 17 April 2017 lalu, video itu sudah disukai 2,7 ribu orang, dibagikan 1.426 kali dan dikomentari 529 orang.

Berikut ini video potongan KH Said Aqil mengejek Habib Rizieq dengan menyebut kata kafir berarti kangen Firza:


(PojokSatu.id)

Sabtu, 06 Mei 2017

Wetan Sion (Ahoker): TNI Kalau Punya Nyali, Langsung Kudeta Aja. Jangan Korbankan Sipil Bangsat

Wetan Sion (Ahoker): TNI Klaau Punya Nyali, Langsung Kudeta Aja. Jangan Korbankan Sipil Bangsat - Satu lagi ulah Ahoker yang kelewat batas karena menyinggung institusi TNI.

Jika pada kesempatan yang lalu ada Iwan Bopeng, maka kini terbaru ada Wetan Sion. Dalam salah satu postingannya di akun Facebook miliknya, ia membuat sebuah pernyataan: TNI Kalau Punya Nyali, Langsung Kudeta Aja. Jangan Korbankan Sipil Bangsat.

Wetan Sion (Ahoker): TNI Kalau Punya Nyali, Langsung Kudeta Aja. Jangan Korbankan Sipil Bangsat


"TNI Dituduh Ingin KUDETA, Sebuah Tuduhan Serius Yang Harus Di Pertanggung Jawabkan. Cc: @Puspen_TNI @_TNIAU @Cakra_Kostrad @tni_ad kicau akun @SpesialisBedah.


Belakangan, akun Wetan Sion membuat klarifikasi bantahan bahwa ia telah melecehkan institusi TNI:

Supaya gak ribet jelaskan satu persatu. Saya jelaskan juga disini.
Coba telaah dan baca pelan2 tulisan saya yang diviralkan dengan makna aneh2 ini.
Perhatikan titik koma nya.

Yang saya sampaikan adalah :
TNI kalau kudeta langsung berarti bernyali.
TNI kalau kudeta lewat korbankan sipil bangsat artinya tidak bernyali.
Sipil bangsat adalah sipil yang bersedia dikorbankan.

Saya tidak ada menuduh TNI mau kudeta. Mau kudeta atau tidak urusan TNI. Yang saya tulis adalah mengenai opsi yang diambil kalaupun TNI benar mau kudeta.

Jangan ditambah, jangan dikurangi, jangan dipelintir apalagi dingeyelkan.



Rupanya nyalinya mulai ciut. Akankah ia akan menjadi Iwan Bopeng kedua???

 Ayo viralkan!!! 


Apapun yang diucapkan, kata-kata BANGSAT adalah menyakitkan siapa saja yang disebutnya. Setuju???

Wetan Sion (Ahoker): TNI Kalau Punya Nyali, Langsung Kudeta Aja. Jangan Korbankan Sipil Bangsat

Astaghfirullah... Kasihan sapi ini... Disiksa sampai patah kaki dan Berdarah-darah dalam Upacara adat Hindu di Bali

Astaghfirullah... Kasihan sapi ini... Disiksa sampai patah kaki, berdarah dalam Upacara adat Hindu di Bali - Sebuah video yang beredar dan viral di jejaring sosial Facebook membuat kasihan siapa saja.

Membunuh hewan sapi untuk dikonsumsi itu memang sudah jamak dilakukan. Karena memang ia adalah salah satu hewan ciptaan Allah yng dihalalkan untuk dimakan oleh manusia.

Hanya saja, jika cara membunuhnya melampaui batas-batas peri-kebinatangan, tentunya hal ini akan mengundang keprihatinan.

Astaghfirullah... Kasihan sapi ini... Disiksa sampai patah kaki dan Berdarah-darah dalam Upacara adat Hindu di Bali


Seperti tampak dalam video ini, dimana sekumpulan ummat Hindu yang sedang mengadakan ritual keagamaan. Dalam video itu, tampak orang beramai-ramai dengan senjata ditangannya menganiaya si sapi hingga sebelah kaki belakangnya patah.

Tidak sampai disini, mereka terus dan terus menganiaya dengan senjata yang ada di tangannya sampai sapi itu tidak berdaya.

Berikut ini videonya:



Pesan moral: Jika memang akan dikonsumsi, sapi itu halal, akan tetapi hendaknya ia dibunuh dengan cara yang baik pula. Ia juga makhluk ciptaan Tuhan.

Dendam Gubernur Kalbar Cornelis Kepada Habib Rizieq: Kalau Saya Tidak Sabar, Mungkin Kepala Habib Rizieq Sudah Jadi Korban Mandau Dayak

Gubernur Kalimantan Barat Cornelis mengaku pernah dicaci maki pentolan Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab dalam satu rekaman video yang diupload di Youtube.

Tetapi ia memohon warga Dayak untuk berlaku tenang serta tak terpancing serta terprovokasi dengan pernyataan ketua FPI yang berbuat tidak etis itu. “Habib Rizieq nyaci maki saya, ini bila saya putar (videonya) berdiri bulu tengkok (kuduk), hanya saya ndak ingin perduli ka’ ati die-lah, biarlah die-lah, ambek kaulah dunie ne yang utama saya bekerja, (yang utama saya bekerja), serta bukti saya kerja ada serta di dukung rakyat, Panglima Kodam, Polisi, serta Jaksa, tokoh orang-orang, ” kata Cornelis, pada bersilahturahmi Forkopimda Propinsi Kalimantan Barat di Pontianak, Rabu (23/11).

Dendam Gubernur Kalbar Cornelis Kepada Habib Rizieq: Kalau Saya Tidak Sabar, Mungkin Kepala Habib Rizieq Sudah Jadi Korban Mandau Dayak


Dalam pertemuan itu terlihat ada Pangdam XII/Tanjungpura Mayjen TNI Andika Perkasa, Kapolda Kalimantan barat Irjen Pol. Musyafak, Ketua DPRD Propinsi Kalimantan Barat, Kebing Lyah, Kajati Kalimantan barat, Warih Sadono serta Ketua Komunitas Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Propinsi Kimantan Barat, Wadjidi. Menurut Presiden Majelis Kebiasaan Dayak Nasional, Indonesia yaitu tempat yang berbahagia. Ia mengakui nyaris semuanya negara didunia telah dikelilingi, bukanlah untuk berjalan-jalan namun ceramah.

“Menceramahi orang, habis ceramah pulang, paling akhir di Maroko, itu negara tak ada pohon. Dunia saat ini panas serta suhu bumi naik, bakal memengaruhi pangan serta memengaruhi manusia, manusia jadi tambah selalu, telah diterangkan oleh Panglima TNI Gatot Nurmantyo, kalau air serta pulau-pulau bakal hilang, ” katanya.

Ia mempertanyakan Ketua FPI Habib Rizieq yang suka mengecam beberapa orang Non-Muslim sebagai Kafir. “Kita ini malar bekalut (Kita repot mengurus) yg tidak utama. Kafir tidak Kafir Kafir tidak Kafir kerja, memangnya dia (Habib Rizieq) telah tau dianya ndak Kafir. Memangnya dia pernah mati hidup lagi serta menyampaikan wah, agamamu tak di terima lantaran kau Kafir. Namun anehnya gunakan perlengkapan yang di buat orang Kafir ingin. Saat ini kita dengan cara jujur saja, kita katakan, pengungsi di Timur Tengah, Pengungsi di Suriah, lari ke tempat orang yang dikira Kafir.

Orang kafir lagi berikan dia makan, orang Kafir lagi yang menyelamatkan dia dari Laut Mediterania. Masak sih kita kalah dengan orang yang sakit satu orang itu (Habib Rizieq). Saya selalu jelas, telah minta dibubarkan itu organisasi yang mengakibatkan kerusakan (FPI). Malam itu yang di Gajah Mada, saya bertanya Kapolda apakah butuh saya turun, tetapi beliau katakan tak perlu, tetapi hingga jam 3 (subuh) monitor selalu, ” ungkap Bekas Bupati Landak itu waktu dianya serta beberapa orang suku Dayak bersiap menumpas FPI bila polisi memerlukan.

Menurut Cornelis, kondisi lokasi Kalimantan barat sekarang ini aman tentram. “Setiap hari Jumat, Sabtu, Minggu, dianya turun ke kampung-kampung, keliling, mengingatkan terlebih (warga Dayak) yang sumbunya pendek, yang gampang dihasut orang, naik panas mulai tarik Mandau supaya tak gampang terprovokasi, ” tegasnya. Cornelis menyebutkan didunia tak ada negara seperti Indonesia, yang terbagi dalam beribu-ribu pulau, berbagai kebudayaan serta suku bangsa beragam macam.

“Ini mesti disyukuri, potensi keanekaragaman untuk bangun negeri ini lebih cepat. Bila tak, orang dengan cara terencana terstruktur serta massif menginginkan menghancurkannya. Mengakibatkan Indonesia akan tidak dapat maju bila dalam beragam peluang senantiasa menuding pihak lain Kafir, ” katanya. Ia menerangkan cara penghancuran baik dengan memecah iris bangsa, termasuk juga dengan memakai narkoba begitu masif. “Nah, janganlah senantiasa mengharapkan polisi, tentara, gubernur, bupati, camat, namun dari sendiri. Agar bagaimana juga orang rayu kita supaya makan sabu-sabu bila kita tidak ingin, ndak jadi. ” Kata Cornelis.

Ia menghimbau lewat tokoh-tokoh agama, komunitas komunikasi umat beragama, komunitas kewaspadaan awal, tokoh orang-orang tolong berikan pesan, jangan sampai ingin dibawa-bawa lakukan keributan namun bekerjalah sesuai sama pekerjaan semasing. Kerjakan Bhineka Tunggal Ika dalam satu negara yang berlandaskan UUD 1945. “Saya tak pernah milih jadi Dayak, Tuhan mentakdirkan diri saya jadi Dayak, tinggal di Kalimantan barat hidup di Kalimantan barat. Saya juga tak pernah mimpi jadi Gubernur. Harapan saya dari kecil memanglah ingin jadi angkatan laut, ” kata anak polisi berpangkat Brigadir itu. Bekas Bupati Landak ini menyebutkan akibat gampang terprovokasi, berapakah kali berlangsung kerusuhan sosial di Kalimantan barat, hingga peristiwa paling akhir yang berlangsung pada 1997, tetapi hal semacam ini tak ada keuntungannya.

“Apa yang didapat, mengakibatkan kita semakin miskin, bodoh, ketinggal, sama-sama berprasangka buruk mencurigai, maka dari itu kita sulit menguber ketertinggalan kita. Berapakah triliun dana untuk bangun Kalimantan barat ini, bila tak ada keamananan, ketentraman serta ketertiban mana mungkin saja. Semuanya jalan akses kita bangun. Bandara juga. Saat ini keadaan telah baik janganlah dirusak cuma lantaran ikutan, ” kata Cornelis. Berkaitan permasalahan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, Cornelis memohon agar janganlah membawa permasalahan ke Kalimantan Barat. “Memangnya orang DKI ndak dapat mengurusinya. Kita telah nyaman disini, apa kalut. Ka’ati dielah sana ngurus dia. Kita ngurus kita, yang besawah-besawah, yang ke laut ke laut. Yang pegawai, pegawai, yang jual bakso, jual buah goreng pisang, buka warkop kerjakan, lantaran tanpa ada gerakan ekonomi tak dapat apa-apa, bagaimana ingin bayar pajak bila tak ada pendapatan, ” kata Cornelis. | AuraIndah.com

LetJen TNI (Purn) Suryo Prabowo: Sudahlah, terima saja kekalahan Ahok, dan nggak perlu disesali lalu nuduh yang ngalahkan Ahok itu Islam Radikal dan teroris lah

Saya KATOLIK atau bukan sih ?
gara-gara saya nggak suka ahok, .....
lalu banyak anak kemarin sore pencinta ahok yang meragukan agama saya. Padahal saya ini orang Katolik yang bener atau nggak, emang kenapa ?

Apakah saya yang Katolik ini kalau nggak suka ahok, dan berpihak pada umat Islam yang dinista agamanya oleh ahok itu salah ? Emangnya ahok itu Katolik ? Kalaupun dia Katolik, apa iya saya harus tetap berpihak pada ahok ketika dia menista agama Islam ?

Gilanya lagi, ketika teman-temanku yang beragama Islam menuntut keadilan karena agamanya dihina ahok, mereka dicap intoleransi dan saya pun yang berpihak pada mereka dicap intoleransi juga.

LetJen TNI (Purn) Suryo Prabowo: Sudahlah, terima saja kekalahan Ahok, dan nggak perlu disesali lalu nuduh yang ngalahkan Ahok itu Islam Radikal dan teroris lah


Bila bicara tentang toleransi, seharusnya umat Katolik (dan Kristen) mau belajar dari Islam. Karena menurut Romo Franz Magnis Suseno SJ (Profesor Filsafat), Islam adalah agama pertama yang menerapkan toleransi. Sementara Katolik baru 50 tahun yang lalu

http://www.citizenjournalism.online/2017/05/06/prof-dr-franz-magnis-suseno-islam-adalah-agama-pertama-yang-menerapkan-toleransi/

Sudahlah, terima saja kekalahan ahok, dan nggak perlu disesali lalu nuduh yang ngalahkan ahok itu Islam Radikal dan teroris lah.

Tau nggak teror bom (petasan) di Indonesia itu paling banyak 3 bulan sekali. Bandingkan dengan Amerika Serikat (AS).

Dimasa 7 tahun terakhir pemerintahan Presiden George W. Bush, AS telah melakukan 24.000 serangan udara (pengeboman) di Timur Tengah dan Afghanistan, atau rata-rata 3 jam sekali ngebom. Sedangkan dalam 4 tahun pertama Presiden Obama, AS telah melakukan 1 kali pengeboman setiap 45 menit. Sadis kan ?

http://www.alternet.org/world/bomber-chief-20000-airstrikes-presidents-first-term-cause-death-and-destruction-iraq-somalia

Saya tulis status saya ini bukannya minta dikasihani oleh umat Katolik yang (ngaku) soleh, atau pun dikagumi oleh temanku umat Islam. Tetapi karena saya pingin ngajak kita semua berpikir dengan akal sehat dan nalar. Jangan hanya masalah Pilkada lalu kita menciptakan musuh imajinatif diantara kita, sesama Bangsa Indonesia.

Oke ?

FB: Suryo Prabowo:

Mendagri Bilang Ormas Radikal Dibubarkan.. Nah, Kalau Gubernur Radikal Bakal Dibubarkan Juga???

Mendagri Bilang Ormas Radikal Dibubarkan.. Nah, Kalau Gubernur Radikal Bakal Dibubarkan Juga??? - Kasus orasi gubernur Kalbar yang provokatif yang berujung pada pengusiran ulama. Aksi Cornelis yang langsung memerintahkan aparat mengusir KH. Sobri Lubis menyulut Perang Horizontal.

Aksi Premanisme berbalut hukum telah dilakukan oleh Cornelis dengan antek kafir yag berkuasa memegang kendali Kalbar. Aparat kepolisian yang sejatinya hanya mengawal dan mengambil tindakan ketika ada pelanggaran dan permusuhan,  malah menjadi alat provokator.

Mendagri Bilang Ormas Radikal Dibubarkan.. Nah, Kalau Gubernur Radikal Bakal Dibubarkan Juga???


Hal tersebut menyulut aksi umat Islam dengan secara terbuka pihak Kafir mengusir Ulama Umat Islam. Sosial media pun ramai dengan topik seputar itu.




Cornelis Gubernur Kalbar si Pengusir Ulama Gantian Diusir dari Aceh! Netizen: Loe jual kami beli ! #CornelisSARA

CORNELIS Gubernur Kalbar di Usir dari Aceh.

Sejumlah Masyarakat Aceh menggelar aksi di bundaran simapang 5 Kota Banda Aceh serta mendatangi Hotel Hermes Palace tempat dimana Cornelis menginap dalam rangka pembukaan acara Petani Nelayan PENAS di Propinsi Aceh.

Masyarakat Aceh meminta kepada pihak Hotel Hermes utuk segera mengeluarkan Cornelis dari hotel tersebut karena Masyarakat Aceh tidak bersedia Cornelis datang ke Aceh karena beberapa waktu lalu Gubernur Kalimantan Barat menolak kedatangan Ulama di Kalimantan Barat yang bertujuan berdakwah itu.



"Bumi aceh haram di injak oleh siapapun yang benci kepada Ulama dan Islam termasuk Cornelis, kami minta kepada Gubernur kafir harbi itu untuk segera angkat kaki dari aceh sebelum kami akan mengusir paksa" pungkas salah satu peserta aksi dalan orasinya.

Akhirnya pihak Hotel Hermes memberikan keterangan pada peserta aksi bahwa Gubernur Kalimantan Barat itu sudah kabur sekitar pukul 12.00 tadi dengan memperlihat surat tanda check out kepada peserta aksi.

Berikut ini videonya pengusiran gubernur yang menghebohkan itu: