Minggu, 07 Mei 2017

Kiai Said Aqil Ini Mulutnya Kok Kayak Comberan! Sindir Habib Rizieq: Kafir itu Artinya Kangen Firza

Kiai Said Aqil Ini Mulutnya Kok Kayak Comberan! Sindir Habib Rizieq: Kafir itu Artinya Kangen Firza - Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siraj kembali menjadi sorotan setelah mengejek Imam Besar FPI Habib Rizieq Sihab.

Said Aqil menyebut Habib Rizieq sering menyebut kata ‘kafir’ karena kangen dengan Firza Husein. Saiq Aqil berseloroh, kafir merupakan akronim dari ‘kangen firza.’

Firza Husein merupakan wanita yang diduga melakukan chat mesum dengan Habib Rizieq. Saat ini, kasus dugaan chat mesum tersebut masih diselidiki Polda Metro Jaya.

Kiai Said Aqil Ini Mulutnya Kok Kayak Comberan! Sindir Habib Rizieq: Kafir itu Artinya Kangen Firza



POJOKSATU.id, INDRAMAYU- Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siraj kembali menjadi sorotan setelah mengejek Imam Besar FPI Habib Rizieq Sihab.

Said Aqil menyebut Habib Rizieq sering menyebut kata ‘kafir’ karena kangen dengan Firza Husein. Saiq Aqil berseloroh, kafir merupakan akronim dari ‘kangen firza.’

Firza Husein merupakan wanita yang diduga melakukan chat mesum dengan Habib Rizieq. Saat ini, kasus dugaan chat mesum tersebut masih diselidiki Polda Metro Jaya.


“Kalau Habib Rizieq ngomong kafir, itu maksudnya kangen Firza,” ucap Said Aqil saat ceramah di Desa Srengseng, Kecamatan Kerangkeng, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, 13 April 2017 lalu.

Selain mengejek Habib Rizieq, Said Aqil juga menuding  Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI) Ustadz Bachtiar Nasir menerima dana dari kelompok radikal ISIS.

“Bachtiar Nasir ketahuan menerima dana dari ISIS Rp 10 miliar,” tambah Said Aqil.

Said juga menyebut satu persatu komandan aksi Bela Islam sudah ditangkap. Salah satunya Sekjend FUI Ustadz Al-Khathath alias Gatot.

“Dapat dua hari, tanggal 5 sama 7, makar. Walhasil siji-siji komandan demonstrasi kemarin lagi ditangkap, lagi diperiksa,” tandas Said.

Potongan video Said Aqil menjadi viral di media sosial (medsos). Tak pelak, kiyai NU itu menjadi sasaran bully. Ia dibully karena dianggap terang-terangan menghina ulama.

Tak hanya itu, netizen juga mengaitkan ceramah Said dengan pembubaran ceramah Ustaz Felix Siauw di Malang Jawa Timur beberapa waktu lalu.

“Pantes aja ormasnya selalu bubarin ceramah ulama, ternyata pemimpinnya begitu, astagfirullah,” ujar netizen

Potongan video tersebut juga diunggah di akun Facebook Pecinta Habib Rizieq Syihab. Sejak diposting 17 April 2017 lalu, video itu sudah disukai 2,7 ribu orang, dibagikan 1.426 kali dan dikomentari 529 orang.

Berikut ini video potongan KH Said Aqil mengejek Habib Rizieq dengan menyebut kata kafir berarti kangen Firza:


(PojokSatu.id)

Sabtu, 06 Mei 2017

Wetan Sion (Ahoker): TNI Kalau Punya Nyali, Langsung Kudeta Aja. Jangan Korbankan Sipil Bangsat

Wetan Sion (Ahoker): TNI Klaau Punya Nyali, Langsung Kudeta Aja. Jangan Korbankan Sipil Bangsat - Satu lagi ulah Ahoker yang kelewat batas karena menyinggung institusi TNI.

Jika pada kesempatan yang lalu ada Iwan Bopeng, maka kini terbaru ada Wetan Sion. Dalam salah satu postingannya di akun Facebook miliknya, ia membuat sebuah pernyataan: TNI Kalau Punya Nyali, Langsung Kudeta Aja. Jangan Korbankan Sipil Bangsat.

Wetan Sion (Ahoker): TNI Kalau Punya Nyali, Langsung Kudeta Aja. Jangan Korbankan Sipil Bangsat


"TNI Dituduh Ingin KUDETA, Sebuah Tuduhan Serius Yang Harus Di Pertanggung Jawabkan. Cc: @Puspen_TNI @_TNIAU @Cakra_Kostrad @tni_ad kicau akun @SpesialisBedah.


Belakangan, akun Wetan Sion membuat klarifikasi bantahan bahwa ia telah melecehkan institusi TNI:

Supaya gak ribet jelaskan satu persatu. Saya jelaskan juga disini.
Coba telaah dan baca pelan2 tulisan saya yang diviralkan dengan makna aneh2 ini.
Perhatikan titik koma nya.

Yang saya sampaikan adalah :
TNI kalau kudeta langsung berarti bernyali.
TNI kalau kudeta lewat korbankan sipil bangsat artinya tidak bernyali.
Sipil bangsat adalah sipil yang bersedia dikorbankan.

Saya tidak ada menuduh TNI mau kudeta. Mau kudeta atau tidak urusan TNI. Yang saya tulis adalah mengenai opsi yang diambil kalaupun TNI benar mau kudeta.

Jangan ditambah, jangan dikurangi, jangan dipelintir apalagi dingeyelkan.



Rupanya nyalinya mulai ciut. Akankah ia akan menjadi Iwan Bopeng kedua???

 Ayo viralkan!!! 


Apapun yang diucapkan, kata-kata BANGSAT adalah menyakitkan siapa saja yang disebutnya. Setuju???

Wetan Sion (Ahoker): TNI Kalau Punya Nyali, Langsung Kudeta Aja. Jangan Korbankan Sipil Bangsat

Astaghfirullah... Kasihan sapi ini... Disiksa sampai patah kaki dan Berdarah-darah dalam Upacara adat Hindu di Bali

Astaghfirullah... Kasihan sapi ini... Disiksa sampai patah kaki, berdarah dalam Upacara adat Hindu di Bali - Sebuah video yang beredar dan viral di jejaring sosial Facebook membuat kasihan siapa saja.

Membunuh hewan sapi untuk dikonsumsi itu memang sudah jamak dilakukan. Karena memang ia adalah salah satu hewan ciptaan Allah yng dihalalkan untuk dimakan oleh manusia.

Hanya saja, jika cara membunuhnya melampaui batas-batas peri-kebinatangan, tentunya hal ini akan mengundang keprihatinan.

Astaghfirullah... Kasihan sapi ini... Disiksa sampai patah kaki dan Berdarah-darah dalam Upacara adat Hindu di Bali


Seperti tampak dalam video ini, dimana sekumpulan ummat Hindu yang sedang mengadakan ritual keagamaan. Dalam video itu, tampak orang beramai-ramai dengan senjata ditangannya menganiaya si sapi hingga sebelah kaki belakangnya patah.

Tidak sampai disini, mereka terus dan terus menganiaya dengan senjata yang ada di tangannya sampai sapi itu tidak berdaya.

Berikut ini videonya:



Pesan moral: Jika memang akan dikonsumsi, sapi itu halal, akan tetapi hendaknya ia dibunuh dengan cara yang baik pula. Ia juga makhluk ciptaan Tuhan.

Dendam Gubernur Kalbar Cornelis Kepada Habib Rizieq: Kalau Saya Tidak Sabar, Mungkin Kepala Habib Rizieq Sudah Jadi Korban Mandau Dayak

Gubernur Kalimantan Barat Cornelis mengaku pernah dicaci maki pentolan Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab dalam satu rekaman video yang diupload di Youtube.

Tetapi ia memohon warga Dayak untuk berlaku tenang serta tak terpancing serta terprovokasi dengan pernyataan ketua FPI yang berbuat tidak etis itu. “Habib Rizieq nyaci maki saya, ini bila saya putar (videonya) berdiri bulu tengkok (kuduk), hanya saya ndak ingin perduli ka’ ati die-lah, biarlah die-lah, ambek kaulah dunie ne yang utama saya bekerja, (yang utama saya bekerja), serta bukti saya kerja ada serta di dukung rakyat, Panglima Kodam, Polisi, serta Jaksa, tokoh orang-orang, ” kata Cornelis, pada bersilahturahmi Forkopimda Propinsi Kalimantan Barat di Pontianak, Rabu (23/11).

Dendam Gubernur Kalbar Cornelis Kepada Habib Rizieq: Kalau Saya Tidak Sabar, Mungkin Kepala Habib Rizieq Sudah Jadi Korban Mandau Dayak


Dalam pertemuan itu terlihat ada Pangdam XII/Tanjungpura Mayjen TNI Andika Perkasa, Kapolda Kalimantan barat Irjen Pol. Musyafak, Ketua DPRD Propinsi Kalimantan Barat, Kebing Lyah, Kajati Kalimantan barat, Warih Sadono serta Ketua Komunitas Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Propinsi Kimantan Barat, Wadjidi. Menurut Presiden Majelis Kebiasaan Dayak Nasional, Indonesia yaitu tempat yang berbahagia. Ia mengakui nyaris semuanya negara didunia telah dikelilingi, bukanlah untuk berjalan-jalan namun ceramah.

“Menceramahi orang, habis ceramah pulang, paling akhir di Maroko, itu negara tak ada pohon. Dunia saat ini panas serta suhu bumi naik, bakal memengaruhi pangan serta memengaruhi manusia, manusia jadi tambah selalu, telah diterangkan oleh Panglima TNI Gatot Nurmantyo, kalau air serta pulau-pulau bakal hilang, ” katanya.

Ia mempertanyakan Ketua FPI Habib Rizieq yang suka mengecam beberapa orang Non-Muslim sebagai Kafir. “Kita ini malar bekalut (Kita repot mengurus) yg tidak utama. Kafir tidak Kafir Kafir tidak Kafir kerja, memangnya dia (Habib Rizieq) telah tau dianya ndak Kafir. Memangnya dia pernah mati hidup lagi serta menyampaikan wah, agamamu tak di terima lantaran kau Kafir. Namun anehnya gunakan perlengkapan yang di buat orang Kafir ingin. Saat ini kita dengan cara jujur saja, kita katakan, pengungsi di Timur Tengah, Pengungsi di Suriah, lari ke tempat orang yang dikira Kafir.

Orang kafir lagi berikan dia makan, orang Kafir lagi yang menyelamatkan dia dari Laut Mediterania. Masak sih kita kalah dengan orang yang sakit satu orang itu (Habib Rizieq). Saya selalu jelas, telah minta dibubarkan itu organisasi yang mengakibatkan kerusakan (FPI). Malam itu yang di Gajah Mada, saya bertanya Kapolda apakah butuh saya turun, tetapi beliau katakan tak perlu, tetapi hingga jam 3 (subuh) monitor selalu, ” ungkap Bekas Bupati Landak itu waktu dianya serta beberapa orang suku Dayak bersiap menumpas FPI bila polisi memerlukan.

Menurut Cornelis, kondisi lokasi Kalimantan barat sekarang ini aman tentram. “Setiap hari Jumat, Sabtu, Minggu, dianya turun ke kampung-kampung, keliling, mengingatkan terlebih (warga Dayak) yang sumbunya pendek, yang gampang dihasut orang, naik panas mulai tarik Mandau supaya tak gampang terprovokasi, ” tegasnya. Cornelis menyebutkan didunia tak ada negara seperti Indonesia, yang terbagi dalam beribu-ribu pulau, berbagai kebudayaan serta suku bangsa beragam macam.

“Ini mesti disyukuri, potensi keanekaragaman untuk bangun negeri ini lebih cepat. Bila tak, orang dengan cara terencana terstruktur serta massif menginginkan menghancurkannya. Mengakibatkan Indonesia akan tidak dapat maju bila dalam beragam peluang senantiasa menuding pihak lain Kafir, ” katanya. Ia menerangkan cara penghancuran baik dengan memecah iris bangsa, termasuk juga dengan memakai narkoba begitu masif. “Nah, janganlah senantiasa mengharapkan polisi, tentara, gubernur, bupati, camat, namun dari sendiri. Agar bagaimana juga orang rayu kita supaya makan sabu-sabu bila kita tidak ingin, ndak jadi. ” Kata Cornelis.

Ia menghimbau lewat tokoh-tokoh agama, komunitas komunikasi umat beragama, komunitas kewaspadaan awal, tokoh orang-orang tolong berikan pesan, jangan sampai ingin dibawa-bawa lakukan keributan namun bekerjalah sesuai sama pekerjaan semasing. Kerjakan Bhineka Tunggal Ika dalam satu negara yang berlandaskan UUD 1945. “Saya tak pernah milih jadi Dayak, Tuhan mentakdirkan diri saya jadi Dayak, tinggal di Kalimantan barat hidup di Kalimantan barat. Saya juga tak pernah mimpi jadi Gubernur. Harapan saya dari kecil memanglah ingin jadi angkatan laut, ” kata anak polisi berpangkat Brigadir itu. Bekas Bupati Landak ini menyebutkan akibat gampang terprovokasi, berapakah kali berlangsung kerusuhan sosial di Kalimantan barat, hingga peristiwa paling akhir yang berlangsung pada 1997, tetapi hal semacam ini tak ada keuntungannya.

“Apa yang didapat, mengakibatkan kita semakin miskin, bodoh, ketinggal, sama-sama berprasangka buruk mencurigai, maka dari itu kita sulit menguber ketertinggalan kita. Berapakah triliun dana untuk bangun Kalimantan barat ini, bila tak ada keamananan, ketentraman serta ketertiban mana mungkin saja. Semuanya jalan akses kita bangun. Bandara juga. Saat ini keadaan telah baik janganlah dirusak cuma lantaran ikutan, ” kata Cornelis. Berkaitan permasalahan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, Cornelis memohon agar janganlah membawa permasalahan ke Kalimantan Barat. “Memangnya orang DKI ndak dapat mengurusinya. Kita telah nyaman disini, apa kalut. Ka’ati dielah sana ngurus dia. Kita ngurus kita, yang besawah-besawah, yang ke laut ke laut. Yang pegawai, pegawai, yang jual bakso, jual buah goreng pisang, buka warkop kerjakan, lantaran tanpa ada gerakan ekonomi tak dapat apa-apa, bagaimana ingin bayar pajak bila tak ada pendapatan, ” kata Cornelis. | AuraIndah.com

LetJen TNI (Purn) Suryo Prabowo: Sudahlah, terima saja kekalahan Ahok, dan nggak perlu disesali lalu nuduh yang ngalahkan Ahok itu Islam Radikal dan teroris lah

Saya KATOLIK atau bukan sih ?
gara-gara saya nggak suka ahok, .....
lalu banyak anak kemarin sore pencinta ahok yang meragukan agama saya. Padahal saya ini orang Katolik yang bener atau nggak, emang kenapa ?

Apakah saya yang Katolik ini kalau nggak suka ahok, dan berpihak pada umat Islam yang dinista agamanya oleh ahok itu salah ? Emangnya ahok itu Katolik ? Kalaupun dia Katolik, apa iya saya harus tetap berpihak pada ahok ketika dia menista agama Islam ?

Gilanya lagi, ketika teman-temanku yang beragama Islam menuntut keadilan karena agamanya dihina ahok, mereka dicap intoleransi dan saya pun yang berpihak pada mereka dicap intoleransi juga.

LetJen TNI (Purn) Suryo Prabowo: Sudahlah, terima saja kekalahan Ahok, dan nggak perlu disesali lalu nuduh yang ngalahkan Ahok itu Islam Radikal dan teroris lah


Bila bicara tentang toleransi, seharusnya umat Katolik (dan Kristen) mau belajar dari Islam. Karena menurut Romo Franz Magnis Suseno SJ (Profesor Filsafat), Islam adalah agama pertama yang menerapkan toleransi. Sementara Katolik baru 50 tahun yang lalu

http://www.citizenjournalism.online/2017/05/06/prof-dr-franz-magnis-suseno-islam-adalah-agama-pertama-yang-menerapkan-toleransi/

Sudahlah, terima saja kekalahan ahok, dan nggak perlu disesali lalu nuduh yang ngalahkan ahok itu Islam Radikal dan teroris lah.

Tau nggak teror bom (petasan) di Indonesia itu paling banyak 3 bulan sekali. Bandingkan dengan Amerika Serikat (AS).

Dimasa 7 tahun terakhir pemerintahan Presiden George W. Bush, AS telah melakukan 24.000 serangan udara (pengeboman) di Timur Tengah dan Afghanistan, atau rata-rata 3 jam sekali ngebom. Sedangkan dalam 4 tahun pertama Presiden Obama, AS telah melakukan 1 kali pengeboman setiap 45 menit. Sadis kan ?

http://www.alternet.org/world/bomber-chief-20000-airstrikes-presidents-first-term-cause-death-and-destruction-iraq-somalia

Saya tulis status saya ini bukannya minta dikasihani oleh umat Katolik yang (ngaku) soleh, atau pun dikagumi oleh temanku umat Islam. Tetapi karena saya pingin ngajak kita semua berpikir dengan akal sehat dan nalar. Jangan hanya masalah Pilkada lalu kita menciptakan musuh imajinatif diantara kita, sesama Bangsa Indonesia.

Oke ?

FB: Suryo Prabowo:

Mendagri Bilang Ormas Radikal Dibubarkan.. Nah, Kalau Gubernur Radikal Bakal Dibubarkan Juga???

Mendagri Bilang Ormas Radikal Dibubarkan.. Nah, Kalau Gubernur Radikal Bakal Dibubarkan Juga??? - Kasus orasi gubernur Kalbar yang provokatif yang berujung pada pengusiran ulama. Aksi Cornelis yang langsung memerintahkan aparat mengusir KH. Sobri Lubis menyulut Perang Horizontal.

Aksi Premanisme berbalut hukum telah dilakukan oleh Cornelis dengan antek kafir yag berkuasa memegang kendali Kalbar. Aparat kepolisian yang sejatinya hanya mengawal dan mengambil tindakan ketika ada pelanggaran dan permusuhan,  malah menjadi alat provokator.

Mendagri Bilang Ormas Radikal Dibubarkan.. Nah, Kalau Gubernur Radikal Bakal Dibubarkan Juga???


Hal tersebut menyulut aksi umat Islam dengan secara terbuka pihak Kafir mengusir Ulama Umat Islam. Sosial media pun ramai dengan topik seputar itu.




Cornelis Gubernur Kalbar si Pengusir Ulama Gantian Diusir dari Aceh! Netizen: Loe jual kami beli ! #CornelisSARA

CORNELIS Gubernur Kalbar di Usir dari Aceh.

Sejumlah Masyarakat Aceh menggelar aksi di bundaran simapang 5 Kota Banda Aceh serta mendatangi Hotel Hermes Palace tempat dimana Cornelis menginap dalam rangka pembukaan acara Petani Nelayan PENAS di Propinsi Aceh.

Masyarakat Aceh meminta kepada pihak Hotel Hermes utuk segera mengeluarkan Cornelis dari hotel tersebut karena Masyarakat Aceh tidak bersedia Cornelis datang ke Aceh karena beberapa waktu lalu Gubernur Kalimantan Barat menolak kedatangan Ulama di Kalimantan Barat yang bertujuan berdakwah itu.



"Bumi aceh haram di injak oleh siapapun yang benci kepada Ulama dan Islam termasuk Cornelis, kami minta kepada Gubernur kafir harbi itu untuk segera angkat kaki dari aceh sebelum kami akan mengusir paksa" pungkas salah satu peserta aksi dalan orasinya.

Akhirnya pihak Hotel Hermes memberikan keterangan pada peserta aksi bahwa Gubernur Kalimantan Barat itu sudah kabur sekitar pukul 12.00 tadi dengan memperlihat surat tanda check out kepada peserta aksi.

Berikut ini videonya pengusiran gubernur yang menghebohkan itu:




Perhatikan Baik-baik. Perempuan Kader PDIP yang Mesum ini Ternyata Putri Gubernur Kalbar si Pengusir Ulama

Nama Karolin Margret Natasa menjadi hangat diperbincangkan semua kalangan. Pasalnya, anggota Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) ini diduga menjadi salah satu pelaku dalam video seks anggota dewan yang sedang marak dibicarakan.

Baru – baru ini DPR kembali menjadi sorotan setelah sebuah video seks beredar. Video seks yang menampilkan seorang pasangan laki – laki dan perempuan sedang melakukan hubungan suami istri itu diduga diperankan oleh Karolin, sedangkan lawan mainnya masih belum diketahui karena wajahnya tak tampak jelas.

Perhatikan Baik-baik. Perempuan Kader PDIP yang Mesum ini Ternyata Putri Gubernur Kalbar si Pengusir Ulama


Video seks yang diduga diperankan oleh putri sulung Gubernur Kalimantan Barat, Drs.Cornelis,MH ini bergaya woman on top (WOT) sehingga yang tampak jelas hanya wajah perempuannya, sedangkan laki – laki yang posisinya terlentang wajahnya tak terekam kamera.

Badan Kehormatan (BK) DPR berencana akan langsung memanggil Karolin untuk dimintai keterangan mengenai video tersebut. BK DPR merasa perlu mengambil tindakan karena isu tentang pelaku video tersebut adalah Karolin semakin berkembang pesat meskipun belum terbukti bahwa Karolin lah pelakunya.

Perhatikan Baik-baik. Perempuan Kader PDIP yang Mesum ini Ternyata Putri Gubernur Kalbar si Pengusir Ulama


“Kita pasti usut sampai tuntas. Nanti kalau masa sidang, kita akan panggil Karolin untuk diklarifikasi. BK juga harus tunduk pada tata tertib. Nanti pada saatnya pasti diproses,” kata Ketua BK DPR M Prakosa seperti dilansir Detiknews.
M Prakosa menambahkan jika menyingkapi hal itu tidak boleh hanya mengandalkan faktor kemiripan. Semua harus dibuktikan oleh orang – orang yang ahli di bidangnya.

“Melihat video dan foto itu kan mirip. Tapi tidak boleh sekadar mirip, harus benar-benar dengan ahlinya. Sanksi itu belakangan. Tapi kalau benar ini, sanksinya berat bisa sampai PAW,” tandasnya.
Sampai berita ini diturunkan belum ada konfirmasi dari pihak Karolin terkait dengn video seks yang diduga diperankan dirinya. Karolin Margret Natasa saat ini menjabat sebagai anggota DPR RI dari Fraksi PDI-P. Ia juga menjadi Wakil Ketua Bidang Politik dan Pemenangan Pemilu DPD PDI Perjuangan Kalimantan Barat. | Sidomi.com

Mendukung Penista Agama, Provokator Pengusiran Ulama... Inilah PDIP yang Akan Segera Tamat Riwayatnya

AKSI MENGUGAT GUBERNUR KALBAR

Kami mengajak anggota POM dan Seluruh Puak Melayu serta Muslim utk ikut Dalam Aksi Hari Ini Menggugat Gubernur Kalbar atas Pidatonya Beberapa Waktu Lalu yg Bernada Provokatif, Intoleran dan Menyerang Simbol Islam. Bahkan akibat Pidato Cornelis, salah satu Ulama tak bersalah dipulangkan dg paksa oleh Aparat. Aparat ternyata lebih takut dg Ancaman Massa Segelintir Dayak Kristen, dibanding memikirkan perasaan dan hati ummat Islam & Orang Melayu, Penduduk Mayoritas Kalbar!

Aksi HARI INI, Sabtu 6 Mei 2017, Difokuskan di Bundaran Untan, Jam 3 Setelah Ashar. Yg Melayu pakai Ikat Kuning. Ini aksi awal, Aksi Besar2an Orang Melayu dan Ummat Islam Minggu Depan! Kite Desak DPRD utk Turunkan Si Cornelis !!!

Mendukung Penista Agama, Provokator Pengusiran Ulama... Inilah PDIP yang Akan Segera Tamat Riwayatnya


Relakah kite Orang Melayu yg 100% Islam melihat Seorang Pemimpin Daerah yg harus menaungi semue suku dan agama, tapi hari ini justru die lah yg dengan sombongnye mjd Provokator utk Mengusir Ulama, simbol Islam. Hai Cornelis, Kau orang Kristen Katolik, kau tak berhak dan tak pantas mengurus aplg mengusik agama kami, Islam! Hai Dewan Adat Dayak, kalian jg jgn ikut2an memecah belah Kalbar dengan menolak ulama, simbol Islam. Kalian harus sadar, bahwa Dayak Se Kalimantan itu Mayoritas Islam, cume di Kalbar kalian mayoritas Kristen/Katolik. Dan Kalbar, Mayoritas Islam, Mayoritas Melayu, catat !!!

Kami pun Bangse Melayu Kalbar dibentuk oleh empat komponen besar yakni Melayu Asli, Dayak Islam, Bugis dan Banjar serta sedikit Keturunan Arab dan suku lain. Semue menjadi Orang Melayu Skrg! Kpd Saudare Dayak Islam Kalbar yg skrg, kalian jgn ikut2an si Cornelis. Kalian mau bergabung dg Islam atau segelintir Dayak Kristen!!! Kalian mau pilih kami, Melayu yg juga doloknye Dayak Islam atau kalian bergabung dg segelintir Dayak Kristen! Ingat, orang Banjar, Paser, Kutai, Tidung dan suku lainnye di Kalimantan itu adalah Dayak Islam. Bahkan Dayak Kalteng juga 75% Islam.

Kami juga menghimbau kpd seluruh Orang Melayu utk merapatkan Barisan, Memperkuat Pertahanan Diri, Perkuat Silaturahmi dan Komunikasi. Kalo ade intimidasi, tekanan, ancaman bahkan penganiayaan kpd Orang Melayu di manapun di Tanah Kalbar, cpt laporkan. Pasti kite Bela sampai Mati kr Melayu itu Bersaudare !!!

Ingat Kite Melayu, "Satu Dicubit Maka Semue Menjerit, Satu Diinjak Maka Semue Teriak, Satu Terluka/Korban Maka Semue Pasti Turun, Satu Melayu Ditangkap /Kriminalisasi Maka Semue Siap Ngamok & Viralkan"! Facebook

Inilah video provokator Gubernur dari Partai pendukung si penista agama Islam itu:


Kamis, 04 Mei 2017

Ditanya Soal Peserta Aksi 505 dan Aksi Sebelumnya oleh Rossy, Ini Jawaban Panglima: Kita Adalah Sekumpulan Manusia Ksatria Berjiwa Patriot

Ditanya Soal Peserta Aksi 505 dan Aksi Sebelumnya oleh Rossy, Ini Jawaban Panglima: Kita Adalah Sekumpulan Manusia Ksatria Berjiwa Patriot - Luar Biasa Jawaban Panglima TNI Saat Ditanya Rosy Tentang Aksi 505 Dan Aksi Sebelumnya. Dalam sebuah acara yang dipandu oleh Rossiana Silalahi di Kompas TV kemarin, pernyataan Panglima TNI Jendral Gatot Nurmantyo sungguh luar biasa.

Ditanya Soal Peserta Aksi 505 dan Aksi Sebelumnya oleh Rossy, Ini Jawaban Panglima: Kita Adalah Sekumpulan Manusia Ksatria Berjiwa Patriot


Dengan tegas beliau menyatakan bahwa tidak perlu ada kekhawatiran pada para peserta aksi-aksi 411, 212 dan setelahnya. Termasuk rencana aksi 505 besok.

Jawaban Bapak PANGLIMA saat ditanya oleh Rosi,di acara " ROSI " mlm ini di KOMPAS TV.
Apa tanggapan Bapak PANGLIMA tentang AKSI 212 kmren dan bsok di AKSI 505 ! Subahanallah, jawaban PANGLIMA sangat luar biasa. Kata PANGLIMA " mereka yg Demo di 212 dan bsok demo 505 adalah PARA PATRIOT BANGSA yg MENCINTAI NKRI yg hanya ingin menuntut KEADILAN untuk DITEGAKAN.

I LOVE YOU Pak PANGLIMA, I LOVE YOU TNI, TNI BERSAMA RAKYAT KUAT.


Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Peringkat 3 Dunia, Dunia Yang Mana!?

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Peringkat 3 Dunia, Dunia Yang Mana!? - Kritik tajam dilayangkan pengamat ekonomi asing atas klaim Presiden Joko Widodo di Hongkong bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia terbesar ketiga di dunia setelah India dan China.

Ekonom asing, Jake Van Der Kamp dalam artikel di kolom bisnis South China Morning Post (SCMP) mencemooh data yang dimiliki Presiden Jokowi. Pasalnya, dalam catatan dia, Indonesia berada di peringkat ketiga belas dalam hal pertumbuhan ekonomi di dunia.

Senada dengan hal itu, analis ekonomi dari Asosiasi Ekonomi dan Politik Indonesia (AEPI) Dani Setiawan mengaku setuju dengan Jake bahwa Jokowi salah data. Jika merunut data yang dikeluarkan OECD tahun 2017, maka pertumbuhan ekonomi Indonesia (5,02 persen) di ASEAN masih kalah dari dibandingkan dengan negara-negara kecil seperti Myanmar (8,4 persen), Laos (7,3 persen), Kamboja (7,1 persen), dan Filipina (6,2 persen).

"Ini nampak tim ekonomi menyajikan data hanya agar presiden senang. Tim ekonomi, terutama menteri keuangan bertanggung jawab atas suplai informasi sesat kepada presiden," jelasnya kepada Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu, Rabu (3/5).

Namun begitu, Dani menyebut bahwa penggunaan data sesungguhnya bergantung pada konteks yang diperbincangkan. Ia mengatakan, pernyataan Presiden Jokowi itu tidak akan salah jika perbandingannya adalah negara-negara yang tergabung dalam G20.

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Peringkat 3 Dunia, Dunia Yang Mana!?


"Jika yang dimaksud presiden bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia nomor tiga terbesar di antara negara G20, faktanya memang demikian. Tapi kalau nomo tiga dunia tanpa kategori, jelas ini keliru," tegas Dani.

Ia kemudian menjabarkan data yang dikeluarkan IMF pada Oktober 2016, perkiraan pertumbuhan ekonomi Indonesia berada di nomor tiga dengan 5,3 persen, di bawah India dengan 7,6 persen dan China dengan 6,1 persen.

"Jika data disajikan secara 'politis' tanpa disertai informasi yang utuh untuk kepentingan-kepentingan politik jangka pendek, maka ini tidak dibenarkan karena kredibilitas jadi taruhannya," katanya.

Terlepas dari itu semua, Dani menyebut bahwa indikator pertumbuhan ekonomi bukan satu-satunya prestasi yang dapat dibanggakan pemerintah. Pasalnya, pertumbuhan ekonomi yang terbilang relatif tinggi dan cukup stabil saat ini tidak diimbangi dengan pemerataan, sehingga ketimpangan ekonomi di negeri ini semakin melebar.

"Artinya pertumbuhan tidak merata dan hanya dinikmati segelintir elit di Indonesia," pungkas Dani. | Rmol.co

Dalam video yang beredar di youtube soal pernyataan Jokowi di Hongkong, pada kenyataannya Jokowi menyebut pertumbuhan eonomi Indonesia adalah peringkat 3 besar dunia. Ingat!!! peringkat 3 besar dunia, lho!!!

Perhatikan pidato beliau mulai menit ke 38:40:


Rabu, 03 Mei 2017

Perlu Dicontoh??? Begitu Komentar Nyinyir Pastor Gilbert Lumoindong Pada Foto Ust. Arifin Ilham dan 2 Istrinya

Perlu Dicontoh??? Begitu Komentar Nyinyir Pastor Gilbert Lumoindong Pada Foto Ust. Arifin Ilham dan 2 Istrinya - Pemuka agama, siapapun dia dan dari agama apa saja, seyogianya memberikan ucapan-ucapan yang memberikan keteduhan. Keteduhan bagi siapa saja, pengikutnya dan juga kepada khalayak luas, bahkan juga untuk penganut agama lain.

Tapi agaknya hal ini tidak berlaku pada pastor yang lumayan terkenal ini. Pastor Gilbert Lumoindong ini malah memprovokasi orang lain. Bagaimana tidak?

Sambil mengcapture foto Ust. Arifin Ilham yang berpose bersama kedua istrinya, sang pastor memberikan tulisan: Patut dicontoh???

Agaknya pastor ini perlu belajar tentang toleransi terhadap agama lainnya. Jika di agama yang dianutnya tida ada syariat poligami, hendaknya dan sebaiknya ia diam saja dan tidak usah berkomentar nyinir pada penganut agama lainnya (Islam) yang berpoligami. Karena memang, dalam Islam, poligami itu diperbolehkan.

Berikut ini screenshoot pernyataan Pastor Gilbert Lumoindong di akun Twitternya:


Akan lebih bijak jika sang pastor ini diam saja dan tidak nyinyir pada apa yang dilakukan oleh pemeluk agama lain. Apalagi beliau adalah seorang ustadz yang dihormati oleh para pemeluknya.


Selasa, 02 Mei 2017

Tak Tahan Dengan Sindiran Netizen Karena Tak Sebut FPI, DivHumasPolri Hapus Postingan Soal Keberhasilan Bongkar Pesta Mesum

Tak Tahan Dengan Sindiran Netizen Karena Tak Sebut FPI, DivHumasPolri Hapus Postingan Soal Keberhasilan Bongkar Pesta Mesum - Dalam postingan sebelumnya di disini: DivHumasPolri Posting Keberhasilan Bongkar Pesta Mesum Sesama Jenis di Facebook. Komentar Netizen: Terima Kasih FPI. Lho?

Kini postingan yang dibuat tanggal 1 Mei 2017 itu sudahh dihapus dari halaman resmi Facebook Divisi Humas Polri. Dalam postingan yang berisi keberhasilan Polwiltaves Surabaya yang berhasil membongkar praktik mesum sesama pria atau gay.

Ada yang sengaja dihilangkan dari postingan itu, yakni soal peran serta FPI wilayah Surabaya yang juga punya andil besar dalam pengungkapan kasus itu. Hal inilah yang akhirnya membuat netizen bertanya-tanya. Mengapa di postingan itu polisi sama sekali tidak menyinggung peran FPI.

Kini, postingan itu sudah didelete. Lho Kok?

Berikut ini screenshoot yang berhasil kami rekam saat postingan itu belum dihapus:


Sepertinya polisi sudah kehilangan muka dan kehabisan kata-kata lagi hingga jalan pintas pun ditempuh. Hapus postingan. Beres. Hehehe

Hanya sebeginikah mental polisi??? Sangat tidak ksatria!!!

Senin, 01 Mei 2017

DivHumasPolri Posting Keberhasilan Bongkar Pesta Mesum Sesama Jenis di Facebook. Komentar Netizen: Terima Kasih FPI. Lho?

DivHumasPolri Posting Keberhasilan Bongkar Pesta Mesum Sesama Jenis di Facebook. Komentar Netizen: Terima Kasih FPI. Lho? - Polrestabes Surabaya berhasil membongkar praktik prostitusi pesta seks sesama jenis yang dilakukan di salah satu hotel di kawasan Jalan Raya Diponegoro pada Minggu dini hari (30/4). Polisi menggerebek hotel tersebut pada pukul 00.15.

Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polrestabes Surabaya, AKBP Shinto Silitonga mengatakan, pesta tersebut berlangsung di suatu ruang kamar eksekutif Hotel Oval Surabaya. Dia mengatakan, polisi menggerebek di ruang kamar hotel itu setelah mendapat laporan dari masyarakat."

DivHumasPolri Posting Keberhasilan Bongkar Pesta Mesum Sesama Jenis di Facebook. Komentar Netizen: Terima Kasih FPI. Lho?


Setelah mendapat kepastian nomor kamar yang digunakan sebagai tempat pesta, kami kemudian melakukan penggerebekan di kamar nomor 314 dan 203 Hotel Oval pada pukul 00.15 Minggu dini hari," ujar kasat reskrim Polrestabes Surabaya. Demikian posting Divisi Humas Polri di akun Facebook miliknya kemarin (1/5).

Atas postingan itu, komentar netizen sungguh diluar dugaan. Mayoritas berkomentar, "Terima kasih FPI!" Lho, kok??


Apa itu Pengertian Khalifah dan Kekhilafahan Dalam Islam?

Khalifah adalah gelar yang diberikan untuk pemimpin umat Islam setelah wafatnya Nabi Muhammad SAW (570–632). Khalifah juga sering disebut sebagai AmΔ«r al mukminin atau “pemimpin orang yang beriman”, atau “pemimpin orang-orang mukmin”, yang kadang-kadang disingkat menjadi “amir”.

Setelah kepemimpinan Khulafaur Rasyidin (Abu Bakar, Umar bin Khattab, Utsman bin Affan, dan Ali bin Abi Thalib), kekhalifahan yang dipegang berturut-turut oleh Bani Umayyah, Bani Abbasiyah, dan Kesultanan Utsmaniyah, dan beberapa negara kecil dibawah kekhilafahan, berhasil meluaskan kekuasaannya sampai ke Spanyol, Afrika Utara, dan Mesir.

Khalifah berperan sebagai pemimpin ummat baik urusan negara maupun urusan agama. Mekanisme pemilihan khalifah dilakukan baik dengan wasiat ataupun dengan majelis Syura’yang merupakan majelis Ahlul Halli wal Aqdiyakni para ahli ilmu (khususnya keagamaan) dan mengerti permasalahan ummat. Sedangkan mekanisme pengangkatannya dilakukan dengan cara bai’at yang merupakan perjanjian setia antara Khalifah dengan ummat.

Apa itu Pengertian Khalifah dan Kekhilafahan Dalam Islam?


Khalifah memimpin sebuah Khilafah, yaitu sebuah sistem kepemimpinan umat, dengan menggunakan Islam sebagai Ideologi serta undang-undangnya mengacu kepada Al-Quran, Hadist, Ijma dan Qiyas.

Jabatan dan pemerintahan kekhalifahan terakhir, yaitu kekhalifahan Utsmani berakhir dan dibubarkan dengan pendirian Republik Turki pada tanggal 3 Maret 1924 ditandai dengan pengambilalihan kekuasaan dan wilayah kekhalifahan oleh Majelis Besar Nasional Turki, yang kemudian digantikan oleh Kepresidenan Masalah Keagamaan (The Presidency of Religious Affairs) atau sering disebut sebagai Diyainah.

Argumentasi Relevansi Khalifah


Dalil al-Qur’an


Di dalam al-Quran memang tidak terdapat istilah Daulah yang berarti negara. Tetapi di dalam al-Quran terdapat ayat yang menunjukkan wajibnya umat memiliki pemerintahan/negara (ulil amri) dan wajibnya menerapkan hukum dengan hukum-hukum yang diturunkan Allah SWT. Allah SWT berfirman:

Wahai orang-orang yang beriman, taatlah kalian kepada Allah dan taatlah kalian kepada Rasul-Nya dan ulil amri di antara kalian. (Qs. An-Nisaa` [4]: 59).

Ayat di atas telah memerintahkan kita untuk menaati Ulil Amri, yaitu Al Hakim (Penguasa). Perintah ini, secara dalalatul iqtidha, berarti perintah pula untuk mengadakan atau mengangkat Ulil Amri itu, seandainya Ulil Amri itu tidak ada, sebab tidak mungkin Allah memerintahkan kita untuk menaati pihak yang eksistensinya tidak ada. Allah juga tidak mungkin mewajibkan kita untuk menaati seseorang yang keberadaannya berhukum mandub.

Maka menjadi jelas bahwa mewujudkan ulil amri adalah suatu perkara yang wajib. Tatkala Allah memberi perintah untuk mentaati ulil amri, berarti Allah memerintahkan pula untuk mewujudkannya. Sebab adanya ulil amri menyebabkan terlaksananya kewajipan menegakkan hukum syara’, sedangkan mengabaikan terwujudnya ulil amri menyebabkan terabaikannya hukum syara’. Jadi mewujudkan ulil amri itu adalah wajib, karena kalau tidak diwujudkan akan menyebabkan terlanggarnya perkara yang haram, yaitu mengabaikan hukum syara’ (tadhyii’ al hukm asy syar’iy).

Di samping itu, Allah SWT telah memerintahkan Rasulullah SAW untuk mengatur urusan kaum muslimin berdasarkan hukum-hukum yang diturunkan Allah SWT. Firman Allah SWT:

Maka putuskanlah perkara di antara di antara mereka dengan apa yang diturunkan Allah, dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka (dengan) meninggalkan kebenaran yang telah datang kepadamu.(Qs. Al-Maa’idah [5]: 48).Dan putuskanlah perkara di antara di antara mereka dengan apa yang diturunkan Allah dan janganlah engkau mengikuti hawa nafsu mereka. Dan berhati-hatilah kamu terhadap mereka supaya mereka tidak memalingkan kamu dari apa yang telah diturunkan Allah kepadamu (Qs. Al-Maa’idah [5]: 49).

Dalam kaidah usul fiqh dinyatakan bahwa, perintah (khitab) Allah kepada Rasulullah juga merupakan perintah kepada umat Islam selama tidak ada dalil yang mengkhususkan perintah ini hanya untuk Rasulullah (Khitabur rasuli khithabun li ummatihi malam yarid dalil yukhashishuhu bihi). Dalam hal ini tidak ada dalil yang mengkhususkan perintah tersebut hanya kepada Rasulullah SAW.

Oleh karena itu, ayat-ayat tersebut bersifat umum, yaitu berlaku pula bagi umat Islam. Dan menegakkan hukum-hukum yang diturunkan Allah, tidak mempunyai makna lain kecuali menegakkan hukum dan pemerintahan (as-Sulthan), sebab dengan pemerintahan itulah hukum-hukum yang diturunkan Allah dapat diterapkan secara sempurna. Dengan demikian, ayat-ayat ini menunjukkan wajibnya keberadaan sebuah negara untuk menjalankan semua hukum Islam, iaitu negara Khilafah.

Dalil as-Sunnah tentang Khalifah


Abdullah bin Umar meriwayatkan, “Aku mendengar Rasulullah mengatakan, ‘Barangsiapa melepaskan tangannya dari ketaatan kepada Allah, niscaya dia akan menemui Allah di Hari Kiamat dengan tanpa alasan. Dan barangsiapa mati sedangkan di lehernya tak ada bai’at (kepada Khalifah) maka dia mati dalam keadaan mati jahiliyah.” [HR. Muslim].Nabi SAW mewajibkan adanya bai’at pada leher setiap muslim dan menyifati orang yang mati dalam keadaan tidak berbai’at seperti matinya orang-orang jahiliyyah. Padahal bai’at hanya dapat diberikan kepada Khalifah, bukan kepada yang lain. Jadi hadis ini menunjukkan kewajiban mengangkat seorang Khalifah, yang dengannya dapat terwujud bai’at di leher setiap muslim. Sebab bai’at baru ada di leher kaum muslimin kalau ada Khalifah/Imam yang memimpin Khilafah.Rasulullah SAW bersabda: “Bahwasanya Imam itu bagaikan perisai, dari belakangnya umat berperang dan dengannya umat berlindung.” [HR. Muslim]Rasulullah SAW bersabda: “Dahulu para nabi yang mengurus Bani Israil. Bila wafat seorang nabi diutuslah nabi berikutnya, tetapi tidak ada lagi nabi setelahku. Akan ada para Khalifah dan jumlahnya akan banyak. Para Sahabat bertanya,’Apa yang engkau perintahkan kepada kami? Nabi menjawab,’Penuhilah bai’at yang pertama dan yang pertama itu saja. Penuhilah hak-hak mereka. Allah akan meminta pertanggungjawaban terhadap apa yang menjadi kewajiban mereka.” [HR. Muslim].Rasulullah SAW bersabda: “Bila seseorang melihat sesuatu yang tidak disukai dari amirnya (pemimpinnya), maka bersabarlah. Sebab barangsiapa memisahkan diri dari penguasa (pemerintahan Islam) walau sejengkal saja lalu ia mati, maka matinya adalah mati jahiliyah.” [HR. Muslim].

Hadis pertama dan kedua merupakan pemberitahuan (ikhbar) dari Rasulullah SAW bahawa seorang Khalifah adalah laksana perisai, dan bahawa akan ada penguasa-penguasa yang memerintah kaum muslimin. Pernyataan Rasulullah SAW bahawa seorang Imam itu laksana perisai menunjukkan pemberitahuan tentang adanya faedah-faedah keberadaan seorang Imam, dan ini merupakan suatu tuntutan (thalab). Sebab, setiap pemberitahuan yang berasal dari Allah dan Rasul-Nya, apabila mengandung celaan (adz dzamm) maka yang dimaksud adalah tuntutan untuk meninggalkan (thalab at tarki), atau merupakan larangan (an nahy); dan apabila mengandung pujian (al mad-hu) maka yang dimaksud adalah tuntutan untuk melakukan perbuatan (thalab al fi’li). Dan kalau pelaksanaan perbuatan yang dituntut itu menyebabkan tegaknya hukum syara’ atau jika ditinggalkan mengakibatkan terabaikannya hukum syara’, maka tuntutan untuk melaksanakan perbuatan itu bererti bersifat pasti (fardlu). Jadi hadis pertama dan kedua ini menunjukkan wajibnya Khilafah, sebab tanpa Khilafah banyak hukum syara’ akan terabaikan.

Hadis ketiga menjelaskan keharaman kaum muslimin keluar (memberontak, membangkang) dari penguasa (as sulthan). Berarti keberadaan Khilafah adalah wajib, sebab kalau tidak wajib tidak mungkin Nabi SAW sampai begitu tegas menyatakan bahwa orang yang memisahkan diri dari Khilafah akan mati jahiliyah. Jelas ini menegaskan bahawa mendirikan pemerintahan bagi kaum muslimin statusnya adalah wajib.

Rasulullah SAW bersabda pula : “Barangsiapa membai’at seorang Imam (Khalifah), lalu memberikan genggaman tangannya dan menyerahkan buah hatinya, hendaklah ia mentaatinya semaksimal mungkin. Dan jika datang orang lain hendak mencabut kekuasaannya, penggallah leher orang itu.” [HR. Muslim].

Dalam hadis ini Rasululah SAW telah memerintahkan kaum muslimin untuk menaati para Khalifah dan memerangi orang-orang yang merebut kekuasaan mereka. Perintah Rasulullah ini berarti perintah untuk mengangkat seorang Khalifah dan memelihara kekhilafahannya dengan cara memerangi orang-orang yang merebut kekuasaannya. Semua ini merupakan penjelasan tentang wajibnya keberadaan penguasa kaum muslimin, iaitu Imam atau Khalifah. Sebab kalau tidak wajib, nescaya tidak mungkin Nabi SAW memberikan perintah yang begitu tegas untuk memelihara eksistensinya, iaitu perintah untuk memerangi orang yang akan merebut kekuasaan Khalifah.

Dengan demikian jelaslah, dalil-dalil As Sunnah ini telah menunjukkan wajibnya Khalifah bagi kaum muslimin.

Dalil Ijma’ Sahabat


Sebagai sumber hukum Islam ketiga, Ijma’ Sahabat menunjukkan bahwa mengangkat seorang Khalifah sebagai pemimpin pengganti Rasulullah SAW hukumnya wajib. Mereka telah sepakat mengangkat KhalifahAbu Bakar, Umar bin Khathtab, Utsman bin Affan, dan Ali bin Abi Thalib, ridlwanullah ‘alaihim.

Ijma’ Sahabat yang menekankan pentingnya pengangkatan Khalifah, nampak jelas dalam kejadian bahawa mereka menunda kewajiban menguburkan jenazah Rasulullah SAW dan mendahulukan pengangkatan seorang Khalifah pengganti dia. Padahal menguburkan mayat secepatnya adalah suatu kewajiban dan diharamkan atas orang-orang yang wajib menyiapkan pemakaman jenazah untuk melakukan kesibukan lain sebelum jenazah dikebumikan. Namun, para Sahabat yang wajib menyiapkan pemakaman jenazah Rasulullah SAW ternyata sebagian di antaranya justru lebih mendahulukan usaha-usaha untuk mengangkat Khalifah daripada menguburkan jenazah Rasulullah. Sedangkan sebagian Sahabat lain mendiamkan kesibukan mengangkat Khalifah tersebut, dan ikut pula bersama-sama menunda kewajiban menguburkan jenazah Nabi SAW sampai dua malam, padahal mereka mampu mengingkari hal ini dan mampu mengebumikan jenazah Nabi secepatnya. Fakta ini menunjukkan adanya kesepakatan (ijma’) mereka untuk segera melaksanakan kewajiban mengangkat Khalifah daripada menguburkan jenazah. Hal itu tak mungkin terjadi kecuali jika status hukum mengangkat seorang Khalifah adalah lebih wajib daripada menguburkan jenazah.

Demikian pula bahawa seluruh Sahabat selama hidup mereka telah bersepakat mengenai kewajiban mengangkat Khalifah. Walaupun sering muncul perbedaan pendapat mengenai siapa yang tepat untuk dipilih dan diangkat menjadi Khalifah, namun mereka tidak pernah berselisih pendapat sedikit pun mengenai wajibnya mengangkat seorang Khalifah, baik ketika wafatnya Rasulullah SAW maupun ketika pergantian masing-masing Khalifah yang empat. Oleh karena itu Ijma’ Sahabat merupakan dalil yang jelas dan kuat mengenai kewajiban mengangkat Khalifah.

Dalil Dari Kaidah Syar’iyah


Ditilik dari analisis usul fiqh, mengangkat Khalifah juga wajib. Dalam usul fikih dikenal kaidah syar’iyah yang disepakati para ulama:

“Sesuatu kewajiban yang tidak sempurna kecuali adanya sesuatu, maka sesuatu itu wajib pula keberadaannya.”[butuh rujukan]Menerapkan hukum-hukum yang berasal dari Allah SWT dalam segala aspeknya adalah wajib. Sementara hal ini tidak dapat dilaksanakan dengan sempurna tanpa adanya kekuasaan Islam yang dipimpin oleh seorang Khalifah. Maka dari itu, berdasarkan kaidah syar’iyah tadi, eksistensi Khilafah hukumnya menjadi wajib.

Jelaslah, berbagai sumber hukum Islam tadi menunjukkan bahwa menegakkan Daulah Khilafah merupakan kewajipan dari Allah SWT atas seluruh kaum muslimin.

Pendapat Para Ulama


Seluruh imam mazhab dan para mujtahid besar tanpa kecuali telah bersepakat bulat akan wajibnya Khilafah (atau Imamah) ini. Syaikh Abdurrahman Al Jaziri menegaskan hal ini dalam kitabnya Al Fiqh ‘Ala Al Madzahib Al Arba’ah, jilid V, hal. 416:

“Para imam mazhab (Abu Hanifah, Malik, Syafi’i, dan Ahmad) –rahimahumullah– telah sepakat bahwa Imamah (Khilafah) itu wajib adanya, dan bahawa ummat Islam wajib mempunyai seorang imam (khalifah,) yang akan meninggikan syiar-syiar agama serta menolong orang-orang yang tertindas dari yang menindasnya…”

Tidak hanya kalangan Ahlus Sunnah saja yang mewajibkan Khilafah, bahkan seluruh kalangan Ahlus Sunnah dan Syiah (termasuk Khawarij dan Mu’tazilah) tanpa kecuali bersepakat tentang wajibnya mengangkat seorang Khalifah. Kalau pun ada segelintir orang yang tidak mewajibkan Khilafah, maka pendapatnya itu tidak perlu dianggap, karena bertentangan dengan nas-nas syara’ yang telah jelas.

Imam Asy-Syaukani dalam Nailul Authar jilid 8 hal. 265 menyatakan: “Menurut golongan Syiah, minoritas Mu’tazilah, dan Asy A’riyah, (Khilafah) adalah wajib menurut syara’.” Ibnu Hazm dalam Al Fashl fil Milal Wal Ahwa’ Wan Nihal juz 4 hal. 87 mengatakan: “Telah sepakat seluruh Ahlus Sunnah, seluruh Murji`ah, seluruh Syi’ah, dan seluruh Khawarij, mengenai wajibnya Imamah (Khilafah).”

Bahwa Khilafah adalah sebuah ketentuan hukum Islam yang wajib (bukan haram apalagi bid’ah) dapat kitab temukan dalam khazanah Tsaqafah Islamiyah yang sangat kaya. Berikut ini sekelumit saja referensi yang menunjukkan kewajiban Khilafah: Imam Al Mawardi, Al Ahkamush Shulthaniyah, hal. 5, Abu Ya’la Al Farraa’, Al Ahkamush Shulthaniyah, hal.19, Ibnu Taimiyah, As Siyasah Asy Syar’iyah, hal.161, Ibnu Taimiyah, Majmu’ul Fatawa, jilid 28 hal. 62, Imam Al Ghazali, Al Iqtishaad fil I’tiqad,hal. 97, Ibnu Khaldun, Al Muqaddimah, hal.167, Imam Al Qurthubi, Tafsir Al Qurthubi, juz 1 hal.264, Ibnu Hajar Al Haitsami, Ash Shawa’iqul Muhriqah, hal.17, Ibnu Hajar A1 Asqallany, Fathul Bari, juz 13 hal. 176, Imam An Nawawi, Syarah Muslim, juz 12 hal. 205, Dr. Dhiya’uddin Ar Rais, Al Islam Wal Khilafah, hal.99, Abdurrahman Abdul Khaliq, Asy Syura, hal.26, Abdul Qadir Audah, Al Islam Wa Audla’una As Siyasiyah, hal. 124, Dr. Mahmud Al Khalidi, Qawaid Nizham Al Hukum fil Islam, hal. 248, Sulaiman Ad Diji, Al Imamah Al ‘Uzhma, hal.75, Muhammad Abduh, Al Islam Wan Nashraniyah, hal. 61, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Namun ada pula buku yang menyatakan bahwa kekhalifahan tidak wajib hukumnya, seperti Al Islam Wa Usululul Hukm oleh Ali Abdur Raziq, Mabadi` Nizham Al Hukmi fil Islam oleh Abdul Hamid Mutawalli, Tidak Ada Negara Islam oleh Nurcholish Madjid.

Source: https://islamislami.com/


Notes



Catat baik-baik... Abu Bakar Ash Shiddiq, Umar bin Khottob, Utsman bin Affan dan Ali bin Abi Thalib adalah seorang khalifah.

Maka, jika ada diantara Anda yang meragukan sistem kekhilafahan dalam Islam, maka patut dipertanyakan keislaman Anda!!!

Posting Foto Pembubaran Pengajian Ust. Felix Siaw, Akun Instagram Kepolisian Banjir Hujatan Netizen

Humas Polri kota Malang mengunggah postingan melalui akun Instragam resminya yaitu @humasmakota terkait pembubaran kajian Ustadz Felix Siauw di Hotel Maxone, Malang, Ahad (30/04/2017).

Dalam postingan tersebut polisi menganggap bahwa kajian Ustad Felix Siauw tidak mengantongi ijin resmi dari kepolisian dan kajian tersebut juga ada unsur pengumpulan dana.

“Kegiatan seminar dan talk show serta penggalangan dana yg diselenggarakan oleh FILKOM UB bersama Lembaga Dakwah Kampus Wil Jatim dg pembicara Ust Felix Siaw dan Ardian Nur Aroya di Hotel Maxone Jl Jagung Suprapto Malang terpaksa dihentikan kegiatannya.Penghentian sementara kegiatan tersebut oleh pihak management Hotel yang didampingi oleh Polres Malang Kota, karena disamping belum memiliki ijin resmi dari Kepolisian juga belum ada ijin pengumpulan dana dari Dispenda Kota Malang, juga karena pihak management Hotel tidak mau mengambil resiko atas desakan dari ormas tertentu yg tidak setuju adanya kegiatan tanpa ijin,”tulisnya.

Posting Foto Pembubaran Pengajian Ust. Felix Siaw, Akun Instagram Kepolisian Banjir Hujatan Netizen


Sontak postingan tersebut ramai dengan cacian para Netizen. Banyak dari mereka yang tidak terima atas pembubaran tersebut apalagi diketahui bahwa pembubaran tersebut atas desakan dari ormas tertentu.

“Sangat sangat sangattt memalukann!!!! acra dangdut sawer2 lo tungguin. Giliran keg gini dibubarin astagfirullah,”tulis pemilik akun @erlyna_wp.

Komentar pedas juga ditulis oleh pemilik akun @Fajarabiyyu.
“Pak pol pada ga punya keluarga ya? Mau anak2nya jd zina semua pak gara2 anaknya ga bisa ikut pengajian?,”tulisnya.

Komentar pedas lainya juga di ungkapkan oleh pemilik akun @annawahyuni241.
“Duh pak pol,pengajian bertema “bahaya pergaulan bebas remaja” di bubarin paksa,bahaya nya di mana?mikir pke otak,”tulisnya.

Terakhir pemilik akun @dt-cahyono yang menilai tidak adanya Integritas dari polisi yang dengan mudah di kendalikan oleh ormas tertentu.

“Pak Polisi sampean itu preman atau polisi sih? Masak polisi ngak punya integritas bisa dikendalikan ormas tertentu? ,”tulisnya. (Kiblat.net)


Sebuah kiriman dibagikan oleh Humas Makota (@humasmakota) pada

Pendukung Berat Ahok ini Hina Buruh Dengan Sebutan Kere, Kumal, O-on, Norak dan Gemblung

Pendukung Berat Ahok ini Hina Buruh Dengan Sebutan Kere, Kumal, O-on, Norak dan Gemblung - Hari ini, 1 Mei adalah Hari Buruh. Sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, perayaan Hari Buruh un dilakukan dengan berdemo oleh para buruh.

Di Jakarta, salah satu aksi demo yang mereka lakukan adalah dengan membakar karangan bunga di Balai Kota Jakarta.

Rupanya, aksi membakar karangan bunga ini ada pihak-pihak tertentu yang tidak suka. Salah satunya adalah Sumanto al Qurtuby, salah satu loyalis Ahok.

Pendukung Berat Ahok ini Hina Buruh Dengan Sebutan Kere, Kumal, O-on, Norak dan Gemblung


Via akun Facebooknya, ia menyebut kaum buruh itu sebagai orang yang kere, kumal, oon, norak dan gemblung.

"Saya lihat kok banyak orang yang membully para buruh yang sedang demo dan membakar berbagai karangan bunga untuk Ahok-Djarot. Mbok jangan dibully kasihan mereka kan sudah kere, kumal, o-on, norak, gemblung, bangga lagi bakar bunga," demikian ucapnya di akun Facebooknya, (1 Mei)



Tarik Maaang.... Goyang Terus... Inilah Kelakuan GP Ansor yang Bubarkan Pengajian Ust. Felix Siaw

By: Elfizal Azhar @elfizal

Tarik Maaang.... Goyang Terus... Inilah Kelakuan GP Ansor yang Bubarkan Pengajian Ust. Felix Siaw - Ansor dah nggak ngaji? Apakah ansor masih jalankan ajaran NU? Ormas Para Ulama Aswaja? Pantaskah acarany begini?

Tarik Maaang.... Goyang Terus... Inilah Kelakuan GP Ansor yang Bubarkan Pengajian Ust. Felix Siaw


Baca berita sebelumnya: 

Menyedihkan... Pengajian Ust. Felix Siaw di Malang Dibubarkan Polisi atas Pesanan Ormas yang Katanya Pejuang Islam Rahmatan Lil Alamin

Sebuah video anggota GP Ansor yang tengah bergoyang dangdut bersama seorang biduan seksi beredar dan viral di media sosial. Adalah akun Elfizal Azhar @elfizal yang mengunggah video itu:








Minggu, 30 April 2017

Menyedihkan... Pengajian Ust. Felix Siaw di Malang Dibubarkan Polisi atas Pesanan Ormas yang Katanya Pejuang Islam Rahmatan Lil Alamin

Menyedihkan... Pengajian Ust. Felix Siaw di Malang Dibubarkan Polisi atas Pesanan Ormas yang Katanya Pejuang Islam Rahmatan Lil Alamin - Miris dan menyedihkan. Di negara yang nmayoritas penduduknya muslim ini ternyata aktivitas dakwah Islam haris dilarang dan dibubarkan oleh pihak kepolisian.

Sebuah pengajian dengan nara sumber Ust. Felix Siau membahas buku yang ditulisnya, "Udah, Putusin Aja" yang berisi materi tentang cinta, bimbingan remaja agar terhindar dari perilaku buruk dan ajakan kebaikan lainnya, justru dibubarkan oleh pihak kepolisian.

Menyedihkan... Pengajian Ust. Felix Siaw di Malang Dibubarkan Polisi atas Pesanan Ormas yang Katanya Pejuang Islam Rahmatan Lil Alamin


Sebagaimana video penjelasan yang disampaikan Ust. Felix via akun Facebooknya (30/4), semula acara kajian itu akan diadakan di Kampus Universitas Brawijaya. Dengan alasan tertentu, pihak rektorat, melarang acara itu. Selisik punya selidik, ternyata diketahui kemudian, pihak rektorat  mendapatkan tekanan dari ormas Islam tertentu.

Acara pun akhirnya dipindahkan ke sebuah hotal. Acara sempat berjalan normal di hotel hingga pada akhirnya menjelang usai, pihak hotel dengan didampingi oleh sekitar 20-an personel kepolisian mendatangi acara dan menyatakan bahwa kegiatan pengajian harus dibubarkan.

Karena acara yang memang sudah akan selesai, panitia meminta ijin untuk menutup acara. Polisi melarang meskipun hanya sekedar untuk menutup acara hingga akhirnya acara pun dengan sangat terpaksa harus diakhiri.

Baca juga: 

Ustadz Khalid Basalamah Sangat Anti Syiah. Apakah Ini Alasannya Banser Membubarkan Pengajian Beliau? Masya Allah....

Ust. Felix Siau dan panitia pun akhirnya harus berurusan dengan polisi di kantor kepolisian. Usut punya usut, ternyata penyebab pe,bubaran acara itu pun berasal dari ormas yang sama. Polisi mendapatkan tekanan dari ormas yang sama.

Ternyata, Indonesia sebagai negara hukum ini hanya isapan jempol belaka. Siapa yang kuat dan berpengaruh, maka dialah sebenarnya pemilik hukum itu. Menyedihkan!!!!!

Video Penjelasan Ust. Felix Siaw


Simak video penjelasan Ust. Felix Siaw selengkapnya:


Kamis, 27 April 2017

Ternyata Jones Djatisasmito, petinggi BATIK KERIS, adalah Paman dari Steven Hadisurya Sulistyo

Ternyata Jones Djatisasmito, petinggi BATIK KERIS, adalah Paman dari Steven Hadisurya Sulistyo. - Masih ingat nama Steven Hadisurya Sulistyo yang sempat heboh beberapa minggu yang lalu? Kini sosok yang sempat dikatakan sosok fiktif oleh salah satu pendukung Ahok itu mulai menemukan titik terang.

Baca berita terkait:

Niluh Djelantik, Ahoker yang Nyatakan Steven Adalah Manusia Fiktif ini Akhirnya Minta Maaf

Adalah akun @SiBonekaKayu yang mengungkap sosok siapa sebenarnya si Steven itu.. Ternyata Jones Djatisasmito, petinggi BATIK KERIS, adalah Paman dari Steven Hadisurya Sulistyo.

Ternyata Jones Djatisasmito, petinggi BATIK KERIS, adalah Paman dari Steven Hadisurya Sulistyo

Sosok pemuda bernama Steven Hadisurya Sulistyo tengah menjadi perbincangan hebat di jagad social media. Hal itu tak lepas dari sikap arogan dan cenderung rasis saat kelakuannya memaki Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Tuan Guru Bajang (TGB) Muhammad Zainul Majdi, Minggu (9/4/2017) lalu di Bandara Changi, Singapura

Ibaratkan Pemenang Pilkada DKI Sebagai Penderita Autis, Boni Hargens, Komisaris Utama LKBN Antara yang Ditunjuk Jokowi Tuai Kecaman Netizen

Ibaratkan Pemenang Pilkada DKI Sebagai Penderita Autis, Boni Hargens, Komisaris Utama LKBN Antara yang Ditunjuk Jokowi Tuai Kecaman Netizen - Kecaman bertubi-tubi yang pada akhirnya menjadi viral ditujukan buat Komisaris Utama LKBN Antara, Boni Hargens, ini.

Jabatannya sebagai Komut LKBN Antara ini adalah berdasarkan penunjukan dari Presisen Jokowi beberapa waktu yang lalu.

Alih-alih sebagai figur publik yang seharusnya memberikan statemen-statemen yang menyejukkan publik, hal yang dilakukan oleh Boni Hargens ini justru sebaliknya. Cuitannya berkali-kali mencerminkan sebagai orang yang tidak berakhlak dan beretika. Miris.

Seperti status Twitter terbarunya menyikapi hasiul pilkada DKI Jakarta yang dimenangkan oleh pasangan Anies-Sandiaga Uno. Komentarnya pun nyinyir... Pake bawa-bawa penderita autis lagi...

Atas cuitan ini, netizen pun heboh dan protes:

Miryam Haryani, Si Gadis Ahok Jadi Buronan KPK. Netizen: Mungkin Ngumpet Bareng Iwan Bopeng!!!

Miryam Haryani, Si Gadis Ahok Jadi Buronan KPK. Netizen: Mungkin Ngumpet Bareng Iwan Bopeng!!! - Pengacara anggota Komisi V DPR dari Fraksi Hanura Miryam S Haryani menegaskan kliennya tidak akan menyerahkan diri meski menjadi buronan KPK. Namun Miryam disebut pengacara akan datang ke KPK jika dipanggil sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi e-KTP.

"Kalau menyerahkan diri, sama saja bunuh diri. Tapi kalau kesaksian e-KTP, klien saya hadir," kata pengacara Miryam, Aga Khan, dalam jumpa pers di Restoran Ling Ling, The East, Jalan Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (27/4/2017).

Miryam Haryani, Si Gadis Ahok Jadi Buronan KPK. Netizen: Mungkin Ngumpet Bareng Iwan Bopeng!!!


Menurut Aga, KPK seharusnya tidak menangani perkara keterangan palsu di persidangan yang disangkakan kepada Miryam. KPK diminta pengacara Miryam menangani perkara korupsi, suap, atau potensi kerugian negara.

"Kalau panggilan e-KTP, akan kami hadirkan. Tapi, kalau keterangan palsu, kita uji dulu, karena substansinya bukan wilayah KPK. Dalam sidang, hakim sudah menolak, kok tiba-tiba jadi DPO, apa KPK tidak menghargai praperadilan," ujar dia.


Selain itu, Aga meminta KPK menghargai proses praperadilan yang sudah diajukan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Apalagi, kata dia, kliennya tak terbelit perkara yang merugikan keuangan negara.

"Terkait DPO hari ini, kami secara tertulis dan komunikasi tidak diberi tahu oleh KPK dan kami akan bikin surat kembali protes atas DPO itu. Klien kami selalu komunikasi, bahkan praperadilan komunikasi. Di perkara lain bisa kayak Budi Gunawan dan Hadi Poernomo. Ingat, klien kami tidak korupsi, tapi keterangan palsu. Panggilan kedua sudah diancam keterangan dari Febri. Sekarang DPO, harusnya komunikasi dengan saya," sambung dia.

KPK menetapkan Miryam sebagai tersangka dugaan memberi keterangan tidak benar atau keterangan palsu dalam persidangan korupsi e-KTP dengan terdakwa Irman dan Sugiharto.

Setelah ditetapkan sebagai tersangka, Miryam tidak menghadiri panggilan pemeriksaan pada 13 April dan 18 April. Hingga akhirnya KPK menetapkan status buron terhadap Miryam.

"Siang ini KPK sudah membuat surat dan mengirimkan pada hari ini kepada Kapolri terkait dengan (permintaan) memasukkan salah satu nama di daftar pencarian orang, yaitu tersangka MSH yang diduga memberikan keterangan tidak benar di pengadilan dalam persidangan kasus e-KTP," ujar Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Kamis (27/4). | Detik.com

Rabu, 26 April 2017

Tulisan Tahun 2012 "Inilah 19 Janji Jokowi Saat Kampanye" Ini Dihapus dari Situs Kemendagri. Ada Apa Dengan Jokowi???

Tulisan Tahun 2012 "Inilah 19 Janji Jokowi Saat Kampanye" Ini Dihapus dari Situs Kemendagri. Ada Apa Dengan Jokowi??? - Sebuah postingan resmi di situs Kementrian Dalam Negeri yang memuat janji-janji Jokowi-Ahok saat kampanye dalam Pilgub Jakarta tahun 2012 yang lalu membuat heboh publik. Mengapa?

Tulisan ini sekarang sudah dihapus. Pertanyaannya adalah... Mengapa harus dihapus? Untuk menghilangkan jejak???

Url aslinya disini: http://www.kemendagri.go.id/news/2012/09/24/inilah-19-janji-jokowi-saat-kampanye. Akan tetapi jika di klik hanya akan muncul keterangan: 404 Page Not Found.

Tulisan Tahun 2012 "Inilah 19 Janji Jokowi Saat Kampanye" Ini Dihapus dari Situs Kemendagri. Ada Apa Dengan Jokowi???


Jejak Cache Google


Tapi tenang kawan, cache Gooele masih rapih menyimpan tulisan itu. Berikut ini kami kutipkan selengkapnya sebelum cache Google juga menghilang...

Url cache Google: http://webcache.googleusercontent.com/search?q=cache:eUsig_0nvysJ:www.kemendagri.go.id/news/2012/09/24/inilah-19-janji-jokowi-saat-kampanye+&cd=1&hl=id&ct=clnk




Inilah 19 Janji Jokowi Saat Kampanye


1. Tidak memakai Voorijder untuk merasakan juga kemacetan

2. Hanya 1 jam di kantor. Selebihnya, meninjau pelayanan publik di lapangan.

3. Tidak tersinggung dengan pertanyaan wartawan yang menyudutkan pihaknya

4. Tidak memberikan pentungan dan perlengkapan yang memungkinkan Polisi Pamong Praja memukul warga.

5. Menambah 1.000 unit bus Transjakarta

6. Memberikan honor tambahan kepada Ketua RT/ RW di Jakarta sebanyak Rp 500 ribu per bulan, dan asuransi kesehatan.

7. Memberikan asuransi kesehatan kepada semua anggota RT/RW.

8. Akan memimpin Jakarta selama lima tahun. Tidak menjadi kutu loncat dengan mengikuti Pemilu 2014. (Jumpa pers di rumah Megawati Soekarnoputri, 20 September 2012)

9. Membangun perkampungan yang sehat dan layak huni. Hunian di bantaran Sungai Ciliwung di desain menjadi kampung susun. Melakukan intervensi sosial untuk merevitalisasi pemukiman padat dan kumuh tanpa melakukan penggusuran. (Debat Calon Gubernur DKI Jakarta, 14 September 2012)

10. Mengatasi banjir dengan melakukan pembangunan embung/folder untuk menangkap dan menampung air hujan di setiap kecamatan dan setiap kelurahan. Mengintegrasikan seluruh saluran drainase agar terkoneksi dengan kanal-kanal pembuangan air.

11. Memperbanyak armada angkutan umum, terutama bus TransJakarta di koridor-koridor yang tetap dipertahankan sebagai jalur bus khusus. Merintis MRT/subway. Busway diubah menjadi railbus yang berkapasitas lebih besar. Dengan demikian yang bergerak warga bukan mobil.

12. Membangun Mal PKL, Ruang Publik & Revitalisasi Pasar Tradisional sehingga tidak mengganggu pengguna jalan. (Jakarta, 18 September 2012)

13. Membangun kebudayaan warga kota berbasis komunitas. Merevitalisasi dan melengkapi fasilitas kawasan Old Batavia.

14. Membenah birokrasi bersih dan profesional agar pemerintahan berjalan bersih, transparan, dan profesional.

15. Memberikan pendidikan gratis Kartu melalui kartu Jakarta Pintar. Dengan kartu ini maka warga Jakarta dapat merasakan pendidikan gratis dari SD hingga SMA. Program ini telah berhasil diterapkan di Solo selama 5 tahun. (Kampanye di Kampung Sawah, Gandaria Selatan, Jakarta Selatan, 29 Juni 2012).

16. Melegalkan tanah-tanah yang sebelumnya tidak diakui oleh pemerintah Provinsi DKI Jakarta atau tanah ilegal. (Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, 15 September 2012)

17. Melakukan redesain total dengan membangun Jakarta dari kampung-kampung. (Menteng Dalam, 14 September 2012).

18. Setiap kampung punya ruang publik, ruang hijau, serta drainase memadai dan punya tangki pembuangan komunal. (Menteng Dalam, 14 September 2012)

19. Melanjutkan program Kanal Banjir Timur serta pembangunan tanggul di tiap kecamatan.

Editor — Maghfur Ghazali

Sumber :Harian Terbit
Tags :Berita Daerah