Rabu, 26 April 2017

Tulisan Tahun 2012 "Inilah 19 Janji Jokowi Saat Kampanye" Ini Dihapus dari Situs Kemendagri. Ada Apa Dengan Jokowi???

Tulisan Tahun 2012 "Inilah 19 Janji Jokowi Saat Kampanye" Ini Dihapus dari Situs Kemendagri. Ada Apa Dengan Jokowi??? - Sebuah postingan resmi di situs Kementrian Dalam Negeri yang memuat janji-janji Jokowi-Ahok saat kampanye dalam Pilgub Jakarta tahun 2012 yang lalu membuat heboh publik. Mengapa?

Tulisan ini sekarang sudah dihapus. Pertanyaannya adalah... Mengapa harus dihapus? Untuk menghilangkan jejak???

Url aslinya disini: http://www.kemendagri.go.id/news/2012/09/24/inilah-19-janji-jokowi-saat-kampanye. Akan tetapi jika di klik hanya akan muncul keterangan: 404 Page Not Found.

Tulisan Tahun 2012 "Inilah 19 Janji Jokowi Saat Kampanye" Ini Dihapus dari Situs Kemendagri. Ada Apa Dengan Jokowi???


Jejak Cache Google


Tapi tenang kawan, cache Gooele masih rapih menyimpan tulisan itu. Berikut ini kami kutipkan selengkapnya sebelum cache Google juga menghilang...

Url cache Google: http://webcache.googleusercontent.com/search?q=cache:eUsig_0nvysJ:www.kemendagri.go.id/news/2012/09/24/inilah-19-janji-jokowi-saat-kampanye+&cd=1&hl=id&ct=clnk




Inilah 19 Janji Jokowi Saat Kampanye


1. Tidak memakai Voorijder untuk merasakan juga kemacetan

2. Hanya 1 jam di kantor. Selebihnya, meninjau pelayanan publik di lapangan.

3. Tidak tersinggung dengan pertanyaan wartawan yang menyudutkan pihaknya

4. Tidak memberikan pentungan dan perlengkapan yang memungkinkan Polisi Pamong Praja memukul warga.

5. Menambah 1.000 unit bus Transjakarta

6. Memberikan honor tambahan kepada Ketua RT/ RW di Jakarta sebanyak Rp 500 ribu per bulan, dan asuransi kesehatan.

7. Memberikan asuransi kesehatan kepada semua anggota RT/RW.

8. Akan memimpin Jakarta selama lima tahun. Tidak menjadi kutu loncat dengan mengikuti Pemilu 2014. (Jumpa pers di rumah Megawati Soekarnoputri, 20 September 2012)

9. Membangun perkampungan yang sehat dan layak huni. Hunian di bantaran Sungai Ciliwung di desain menjadi kampung susun. Melakukan intervensi sosial untuk merevitalisasi pemukiman padat dan kumuh tanpa melakukan penggusuran. (Debat Calon Gubernur DKI Jakarta, 14 September 2012)

10. Mengatasi banjir dengan melakukan pembangunan embung/folder untuk menangkap dan menampung air hujan di setiap kecamatan dan setiap kelurahan. Mengintegrasikan seluruh saluran drainase agar terkoneksi dengan kanal-kanal pembuangan air.

11. Memperbanyak armada angkutan umum, terutama bus TransJakarta di koridor-koridor yang tetap dipertahankan sebagai jalur bus khusus. Merintis MRT/subway. Busway diubah menjadi railbus yang berkapasitas lebih besar. Dengan demikian yang bergerak warga bukan mobil.

12. Membangun Mal PKL, Ruang Publik & Revitalisasi Pasar Tradisional sehingga tidak mengganggu pengguna jalan. (Jakarta, 18 September 2012)

13. Membangun kebudayaan warga kota berbasis komunitas. Merevitalisasi dan melengkapi fasilitas kawasan Old Batavia.

14. Membenah birokrasi bersih dan profesional agar pemerintahan berjalan bersih, transparan, dan profesional.

15. Memberikan pendidikan gratis Kartu melalui kartu Jakarta Pintar. Dengan kartu ini maka warga Jakarta dapat merasakan pendidikan gratis dari SD hingga SMA. Program ini telah berhasil diterapkan di Solo selama 5 tahun. (Kampanye di Kampung Sawah, Gandaria Selatan, Jakarta Selatan, 29 Juni 2012).

16. Melegalkan tanah-tanah yang sebelumnya tidak diakui oleh pemerintah Provinsi DKI Jakarta atau tanah ilegal. (Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, 15 September 2012)

17. Melakukan redesain total dengan membangun Jakarta dari kampung-kampung. (Menteng Dalam, 14 September 2012).

18. Setiap kampung punya ruang publik, ruang hijau, serta drainase memadai dan punya tangki pembuangan komunal. (Menteng Dalam, 14 September 2012)

19. Melanjutkan program Kanal Banjir Timur serta pembangunan tanggul di tiap kecamatan.

Editor — Maghfur Ghazali

Sumber :Harian Terbit
Tags :Berita Daerah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar